Sarang Burung Walet - Sumber: Milis NCC

Sejak Lusmi mengirim resep minuman dari sarang burung walet, milis NCC diramaikan oleh berbagai pertanyaan seputar bahan makanan yang satu ini. Rupanya meskipun sarang burung walet sudah sangat tersohor, tidak banyak orang yang pernah mengkonsumsi atau sekedar melihatnya. Maklum saja, harga sarang burung walet mulai dari Rp 10juta hingga menyentuh Rp 30 juta per 1 kilogramnya (bergantung pada kebersihan dan kualitas). Sangat fantastis bukan.

Dengan seizin yang memberikan informasi, thread permbicaraan tersebut kami unggah ke blog ini. Semoga bisa memberikan wawasan bagi kita semua. (3Funky)

Photo credit: Theressa
===============

Lusmi (menjawab pertanyaan Intan):
Mba Intan,
Aku belinya di TTS (jaya abadi) petak sembilan glodok. Kemarin sekalian borong semua bahan cfw, dari saos, kaldu, bumbu, kecap, jamur, dll. Haisom, teripangn sarang burung juga jual, termasuk lo han kuo.
Ada yg japri tanya juga ttg lokasi dan harga bird nest ini, sekalian dijawab ya,
Harganya per ons berkisar 2jt - 2,8jt tergantung kualitas.
Yang dipakai hanya sarangnya saja, tapi kadang yang dijual masih ada bulu burung menempel (mempengaruhi harga jual).
Sarang burung ada dua macam: dikembangkan di rumah dan goa. Lalu dikategorikan lagi: ada yg tebal dan tipis, bentuk lempeng atau mangkuk/setengah bola, ada yg dipadatkan ke sampingnyaa atau tipis2.
Yang kemasan dan kualitas tinggi sering dijadikan buah tangan/oleh-oleh untuk kolega.
Kira2 begitu :) karena dulu semasa kerja, boss suka minta tolong dibelikan. Jadi tahu sedikit2 saja. Sekarang kalau mau beli tinggal bilang mau yang bersih untuk konsumsi sendiri. Beres. Hihihi...
Salam,
Lusmi

Catatan: Belinya satu kotak satu ons bisa untuk 20 mangkuk.

===============

Siska:
Hai mbak intan, mau membantu sedikit soal sarang burung.
Yg berbulu jelas lebih murah tapi ga murah2 banget juga. Tapi lebih enak beli yg sudah bersih. Dulu waktu hamil anak pertama, mertua beli yg masih ada sedikit bulu.. Duuhh... Nyabutin tuh bulu harus pake pinset + penerangan yang benar-benar terang + bantuan kuku jari + kulit yang tebal karna dibersihin nya dalam keadaan sarang burung tersebut direndam dan sudah lunak. Karna klo masih kaku gitu, susah banget.. Sejak saat itu, mertua ga mau lagi beli yang kotor dan yg masih ada bulunya itu disimpan saja sama mertua saking kapok pinggang pegaaaalll...


Semoga membantu ya mbak,
Siska

===============

Theressa:
Hehehehe iya jelas mahal harga yang bersih, kalau kualitas bagus bisa 2kali lipat, aku share aja yaa disini, dua orang kerja dari sarang burung kotor (ada bulu) sampai bersih 4hari cuma dapet 350gram kerjanya berdua, satunya bersihin, satunya membentuk, belum penyusutan berat dari bulu, karna sarang burung yg ada bulu itu kadang bukan hanya ada bulu, ada juga pecahan2 telur dari si burung walet dan pasir-pasir. That's why harganya agak jauh kotor dengan bersih.

Terus kalau untuk makan sendiri khasiatnya semua sama, kualitas mangkok, siku, flek, remukan, kaki. Bedanya hanya ditekstur dan "keindahan" saja. Kalau mangkok, siku n flek, dimasak secara tepat hasilnya akan seperti makan bihun, kalau remukan akan seperti makan bubur dan kalau kaki seperti makan tulang muda, dikukus berapa lama pun akan garing.

Orang asing lebih suka mangkok, karena teksturnya pas dan bentuknya bagus, kalau mau kasih orang dilihatnya pantas. Orang singapore dan hongkong anti dengan sarang burung yang flek, sebenarnya flek ini bukan karna burungnya sakit atau apa, tapi karna kelembaban didalam rumah burungnya yg kurang tepat. Tapi mereka yang uangnya pas2an ada juga yg beli flek, dan kalau mau makan fleknya digunting dulu lalu dibuang.

Oya,, kalau beli sarang burung yg sudah bersih, coba agak dicium, kalau baunya masih agak anyir atau amis, itu masih oke untuk dikonsumsi, tapi kalau bau itu telah hilang berarti kandungan H2O2 di sarangburung itu tinggi, yang asli tidak pakai H2O2 akan ada baunya, karna kalau mengkonsumsi yg mengandung H2O2, rasanya bukan jadi obat yah, malah akan menjadi penyakit, sebenarnya H2O2 ini boleh dikonsumsi dengan batas2 kewajaran, saya sendiri produknya sampai di"karantina" sama pemerintah hongkong, karna di china ketahuan ada yg mengandung nitrit terlalu tinggi, untung saja saya lolos, bukan bermaksud promosi, cuma share saja, bagaimana membedakan sarang burung yang asli dan tidak, karna orang membeli mahalkan utk kesehatan, bukan sebaliknya.

Saran saya, kalau memang untuk makan sendiri, rasanya cukup beli kualitas siku atau flek yang bersih karena khasiatnya benar2 sama, dan tidak ada pengaruh apapun, lain lagi kalau utk memberikan hadiah ya,, akan lebih enak dipandang kalau beli kualitas super atau kualitas satu. Sekian dri saya, maaf kalau kepanjangan. Tapi semoga bermanfaat untuk semua
Warm Regards,
Theressa


 ===============